Posted by: katakataono | December 2, 2008

Menjadi Penyiar Radio (Bagian 3)

Adlibing adalah salah satu skill penting yang harus dikuasai oleh seorang Penyiar Radio. Dahulu, saya selalu berpikir bahwa sangat hebat profesi seorang penyiar radio, karena bisa menghafalkan sebuah materi yang ingin dia sampaikan kepada pendengarnya. Seperti halnya seorang pembaca berita di televisi, yang bisa menceritakan di luar kepala seluruh isi berita yang akan disampaikan pada hari itu.

Ternyata, saat saya masuk dalam dunia radio, keahlian membaca sebuah naskah tanpa terdengar seperti orang membaca, adalah sebuah keahlian yang bisa dipelajari. Kuncinya, memang berlatih terus menerus, sampai pendengar tidak merasakan kalau sang penyiar sedang membaca, melainkan seperti berbicara kepada pendengar.

Seringkali, kita membaca sebuah artikel di koran atau majalah, dan dengan mudahnya kita ceritakan informasi penting yang ada didalam media tersebut ke kawan baik, tanpa perlu kita membacakan artikel tersebut ke lawan bicara. Prinsipnya, format bekerja penyiar radio seperti itulah, menyampaikan informasi yang ada, tanpa terdengar seperti membaca.Seperti kawan baik  menceritakan info yang dia dengar ke anda, tanpa perlu membacakan korannya secara utuh.

Adilibing, adalah kaidah membaca informasi tanpa terdengar seperti membaca. Kaidah ini harus memperhatikan durasi bicara, jenis informasi yang ingin disampaikan, waktu penyampaian, kreatifitas penyampaian. Kalau anda masih baru dalam dunia radio, adalah sebaiknya jika materi yang ingin disampaikan dalam pembicaraan dipersiapkan dulu, termasuk opening dan closing ke informasinya.

Durasi bicara menjadi penting, agar pendengar  tidak bosan dengan waktu bicara yang terlalu lama. Jenis informasi sebaiknya dipilah, dan hanya fokus pada satu topik setiap kali anda berbicara. Jangan bercabang-cabang untuk menghindari kebingungan yang mendengarkannya. Waktu penyampaian juga penting agar penyiar tidak dianggap salah waktu seperti tidak membicarakan topik makan pagi di sore hari, atau saat lagu Rossa mengudara anda malah membicarakan Britney Spears misalnya. Hal lain yang perlu diperhatikan adalah kreativitas penyampaian. Bayangkan kalau kita harus membaca 3 materi yang persis sama (biasanya iklan baca) dalam 1 jam yang sama. Seorang penyiar harus bisa meramu kata-kata agar tidak terdengar monoton dan berulang-ulang di sampaikan di jam yang sama.

Ariono Hadipuro, Announcer for Iradio 89,6fm.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: