Posted by: katakataono | August 18, 2008

Kamu yang kutunggu

Sore itu 10 Agustus 2008, saya duduk di sebuah sudut mesjid agung Al Azhar. Waktu menunjukkan jam 5.30pm di jam handphone saya, sambil mendengar suara Murottal Al Quran yang membahana, cuaca cerah menjelang Maghrib, matahari tampak dari kejauhan akan tenggelam, suhu udara cukup hangat, ditambah dengan angin semilir menerpa tubuh.

Suasana ini, membawa memori saya kembali ke rentang episode hidup sebelumnya, dimana di Masjid inilah, saya banyak menghabiskan hari-hari saya. Entah kenapa, Masjid ini mempunyai daya magis yang luar biasa, sehingga kenangan-kenangan hidup saya banyak yang saya lewati di masjid ini. Sore itu saya teringat, perkenalan sholat Jumat pertama saya pada saat kecil dulu, terjadi di masjid ini. Sholat Ied pertama saya juga, entah itu Idul Fitri atau Adha juga saya lewati di mesjid mulia ini juga. Saya bahkan ingat, hampir setiap Ramadhan sepanjang hidup saya mengenal sholat, selalu saya sempatkan untuk melaksanakan tarawih di sini.

Hanya satu masa yang saya lewatkan, tidak melakukan tarawih disini. Itu terjadi di 2 Ramadhan lalu secara berturut-turut, saat saya menghabiskannya di tanah Inggris Raya. Saat saya duduk sore itu, entah kenapa tersirat perasaan syukur yang luar biasa, karena saya bisa segera merasakan Ramadhan lagi disini. Saya ingat betul, Ramadhan di tanah Inggris terasa sangat sepi, dingin dan tidak bergairah. Tidak saya dengar suara azan berkumandang, tidak saya lihat seluruh keluarga berkumpul di sore dan dini hari untuk bersantap. Semuanya sendiri. Buka puasa sendiri, Sahur bangun sendiri.

Memandang Jalan Sisingamangaraja sore itu saya tersenyum, kamu yang kutunggu akan datang sebentar lagi, dan saya merasa beruntung bisa berjumpa denganmu lagi. Tak sabar rasanya menunggu kedatanganmu, ya Ramadhan. Tahun ini, saya merasa, rindu luar biasa, merasakan Ramadhan kembali, di Jakarta.


Responses

  1. Kalo saya selalu bertanya-tanya, ada cerita apa ya di Ramadhan saya tahun ini?

  2. Al Azhar memang luar biasa, aku pernah menangis 2 kali menangis karena rasa syukur, yaitu saat aku lulus S1 dengan hasil yang sangat memuaskan dan 1 peristiwa yang tak akan aku lupa seumur hidupku, saat mengantarkan sahabat terbaikku mengucapkan 2kalimat syahadat untuk pertama kalinya, jelang ramadan tahun 2004 lalu

  3. kak owno…selamat puasa di tanah air yah🙂

  4. Hey Mas Ono..
    WEnt to your ol bloggie..but kejutan…udah pindah!! =)
    Met iedul fitri…maafin salah2 gue yaaaaaa

    x
    karima

  5. laporan idul fitrinya sekarang mas hehe..
    mohon maaf lahir dan batin ya..

  6. No.. update dooongs

  7. Hi Noo.. Ramadhan di kota yang Islam adalah minoritas memang menyedihkan.. sigh..

    BTW, sekarang dimana? dah di Jakarta lagi ya?
    Balik lagi ke I-Radio ga?

  8. Memang sedih kalo ramadhan cuma sendiri.. Nikmatnya ramadhan kalo kita bs kumpul sama keluarga tentunya


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: