Posted by: katakataono | November 25, 2007

Sinema dibawah Purnama

Siang itu pikiran saya terbang ke pulau dewata. Sebuah tempat yang memang identik dengan surga keindahan alam dan kekayaan budaya masyarakatnya yang melekat kuat dalam benak banyak orang. Memori saya melayang ke tahun 2005, kali terakhir saya menginjakkan kaki ke pulau Dewata, disaat-saat saya belum terpikir untuk meninggalkan Negara ini untuk melanjutkan studi.

Tanpa berpikir panjang, hari itu saya hubungi sahabat baik yang memang berdomisili di pulau ini, untuk “memaksa” mengunjunginya dalam waktu kurang dari 24 jam. Kami lalu bertemu di kampus STSI dia sedang mengadiri sebuah seminar yang membosankan, dan segera meninggalkan denpasar untuk menuju ke tempat tujuan utama saya ke pulau ini, desa Ubud.

Ubud terletak di daerah pegunungan kabupaten Gianyar, yang dikelilingi oleh hamparan sawah menghijau dengan keindahan terasering yang mengikuti lekuk tubuh tanah Dewata. Sistem terasering ini selain berfungsi untuk memudahkan aliran air menyirami tanah persawahan, juga punya fungsi lain memberikan tontonan memukau untuk kedua mata yang sudah lelah dan penat dengan debu dan polusi kota Jakarta.

Dengan modal sebuah sepeda motor Honda Supra Fit N 5519 BQ milik sang sahabat, saya habiskan waktu untuk lebih mengenal Ubud. Walaupun, akhirnya lebih banyak ended up di sebuah kedai kopi untuk mencari gelombang tanpa kabel yang bisa menghubungkan si hitam MacBook ini dengan dunia luar sana. Berkomunikasi dengan teman-teman di Washington DC, Christchurch, Jakarta dan Birmingham, serta membuat mereka berteriak iri, karena saya bisa menikmati liburan. Walaupun, liburan kali ini tidak ada yang istimewa karena hari-hari lain juga saya habiskan dengan berlibur di rumah.

Saat ini, saya dengan menikmati segarnya segelas air putih yang dilengkapi dengan perasan jeruk nipis, disebuah Café yang bernama Kafe. Dalam guyuran hujan yang menyiram Ubud di pagi hari ini, saya duduk bersila di sebuah sudut yang berbentuk seperti panggung dilengkapi dengan bantal-bantal empuk dan sebuah meja pendek, tempat dimana si MacBook dan gelas air saya berdiri. Disaat seperti inilah, inspirasi untuk bercerita dikepala sepertinya meledak seperti Gunung Kelud.

Ada sebuah pengalaman menarik ketika saya dibawa ke suatu tempat yang punya konsep unik tadi malam. Kafe Sinema begitu sang pemilik memberikan nama kepada tersebut. Kafe ini terletak di beranda atau teras sebuah rumah yang memiliki tempat parkir yang lumayan luas. Kira-kira beberapa meter dari beranda tersebut, sebuah layar projector lebar berdiri sebagai tempat dimana film ditayangkan. Di teras disediakan beberapa sofa nyaman, dan saya memilih lokasi nonton yang paling utama mengingat malam itu tidak terlalu banyak penonton yang hadir.

Tepat di tengah-tengah teras tergelar 8 buah kasur lipat empuk plus bantal penyangga kepala. Pengunjung yang beruntung sebaiknya mencoba untuk memilih lokasi ini. Seperti menonton televisi di rumah, namun kali ini dengan layar yang jauh lebih jumbo dan posisi kepala yang lebih nyaman. Disamping kiri saya dan Dian ada sepasang pria bule dan pribumi yang mungkin saja mereka berpartner karena terlihat sangat mesra. Sedangkan yang duduk dibelakang saya adalah keluarga dengan membawa 3 orang anaknya. Tapi tentu saja yang paling menyenangkan di malam hari itu adalah, kami berdua menonton film, bermandikan cahaya bulan purnama.


Responses

  1. Belum sempat diceritakan filmnya tentang apa😀 Tapi moga2 sama indahnya dengan nontoh di bawah terang bulan purnama😉
    doel

  2. Wuih… seru tuh kayaknya…
    Aku juga pengen nih…

    Ntar lagi kan back for good… dan mampir dulu ke bali… mudah-mudahan sempat untuk jalan-jalan…

    Wish me ….

  3. wah keren tuh liburan di ubud. enjoy your holiday. terima kasih banyak ya mas ono atas doanya!

  4. Mas kenapa ya aku gak begitu kesan ma Bali ada trauma aja waktu disana yang bikin aku gak mau balik lagi


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: