Posted by: katakataono | August 7, 2006

Kota Indah Tanpa Jiwa

Sudah cukup lama saya mendengar keberadaan kota ini dari beberapa literatur. Memang sudah cita-cita saya, kalau berkunjung ke Malaysia tolong disempatkan mampir ke Putra Jaya.

Sebuah kota yang memang dibuat sebagai pusat pemerintahan Malaysia yang baru. Disana ada kantor perdana menteri sudah pasti, istana yang dipertuan Agong, kantor-kantor pemerintahan dan flat tempat tinggal bagi pegawai negerinya Malaysia.

Perjalanan dari Kuala Lumpur ke Putra Jaya, dapat ditempuh dengan kereta api supercepat, yang di klaim sebagai The Fastest Train In SouthEast Asia, tujuan KLIA. Dari Putrajaya Sentral, terminal bis yang terintegrasi dengan stasiun kereta api, untuk mencapai pusat kotanya, kita harus menggunakan bis umum, dengan tujuan Masjid Putera atau Dataran Putra.
Photobucket - Video and Image Hosting
Photobucket - Video and Image Hosting

Sebagai sebuah kota, Putra Jaya cantik sekali. Terstruktur dengan baik, rapih, terencana, dengan konsep bangunan yang terintegrasi mengadaptasi kultur Malayu-India. Kawasan yang sempat saya kunjungi di kota itu adalah Dataran Putra, sebuah plaza (atau alun-alun kali) yang luas, dan ditengahnya ada bendera Malaysia plus bendera negara-negara bagiannya. Nah, dari dataran Putra ini, di satu sisinya ada Kantor Perdana Menteri Malaysia yang kalau melihatnya dari kejauhan, yang ada hanya decak kagum. Sambil saya menebak-nebak, kira2, Datuk Abdullah Ahmad Badawi di sebelah mana ruangannya ya? apakah dia tepat berada di bawah kubah yang paling besar?
Photobucket - Video and Image Hosting

Kantor Perdana Menteri ini menghadap ke sebuah Boulevard, yang entah ujungnya berada dimana. Heheheh, karena menurut informasi, di ujung boulevard yang lain adalah putra convention center, tempat sidang/konferensi internasional dilaksanakan.

Tidak jauh dari kantor Perdana Menteri Malaysia, kita bisa menyaksikan sebuah masjid dengan warna dominan merah jambu, sehingga orang menyebutnya pink mosque.
Photobucket - Video and Image Hosting
Sempatkanlah waktu untuk melongok kondisi mesjid ini plus melaksanakan sholat disana. Dengan kapasitas yang sangat besar, meskipun tidak sebanyak Masjid Istiqlal di Jakarta, akan tetapi tetap mengundang decak kagum dari saya.

Yang lucu adalah, saya sempat mempir ke satu kawasan di dekat dataran putra, sebuah tempat yang isinya restoran-restoran yang menghadap ke danau. Saya membayangkan, apabila saya datang ke sini malam hari, pasti akan jauh lebih cantik, makan malam dengan pemandangan danau yang indah. Kalau tidak salah ingat, tempat ini namanya Selera Putra.

3 tempat inilah yang menjadi spot favorit untuk turis lokal maupun mancanegara untuk mengabadikan kehadirannya di Putra Jaya, dengan senyum-senyum dan berfoto. Klik sana, klik sini.

Hanya saja, buat saya sebuah kota yang terencana dan terstruktur dengan baik itu seolah dingin menyambut kehadiran tamunya. Dari perbincangan yang saya lakukan dengan sahabat saya, kota yang indah, belum tentu memancarkan energi dan spirit sebagai sebuah kota yang ramah untuk ditinggali. Kota yang sengaja dibuat dalam keadaan yang sudah baik, beda dengan kota yang memang berkembang, dari sebuah desa/ kampung, dan berkembang karena kemajuan yang dialami sama penduduknya.

Seolah, keindahannya hanya sebagai kosmetik. Kalau kita membayangkan seorang wanita, yang cantik, anggun dan mempesona siapapun yang melihatnya, akan tetapi tidak ramah dan hangat sebagai seorang kawan.

Saya tetap menganggap, Jakarta meskipun penih polusi, copet, macet, dll adalah sebuah kota yang penuh memancarkan energi dan spirit, sebagai sebuah tempat tinggal.


Responses

  1. Yg terbaik tetaplah negara kita tercinta..

    btw..kok gak difoto menara alluninium kembarnya hehehhe

  2. mungkin karena putrajaya tidak berskala manusia ya. ruangnya juga tidak humanis. jadi kehilangan keakraban..;p


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: