Posted by: katakataono | August 1, 2004

Selamat Jalan Pak Suharto Ridwan

mengapa orang baik selalu cepat pegi meninggalkan kita??itulah kata2 yang mungkin sering kita dengar dan terjadi pada diri kita, termasuk gue. 2 minggu adalah waktu yang sangat singkat, namun jika dinilai akan sangatlah berharga melebihi harta sebanyak apapun yang bisa dikumpulkan selama hidup gue.

Pak Harto boleh dibilang sebagai guru, teman, ayah dan atasan yang tidak akan tergantikan. Beliau sebagai pribadi yg gue knal hanya selama 2 minggu, adalah orang yang penyabar, tawakal dan jujur. Satu sifat yang sulit ditemukan saat ini, dikantor yang bergelimang dengan potensi penyimpangan. 2 minggu hampir setiap harinya beliau memberikan nasihat dan petuah yang Insya Allah akan gue pegang selamanya. Dia juga yang mengajarkan gue lebih mendalam tentang kebijakan akseptasi yang sebenarnya membingungkan itu.

“Pak, kalo boleh saya bilang, saya ingin jadi orang seperti bapak…….”

Banyak kata2 beliau yang akan selalu teringat dalam lubuk hati…..

“Kalo kita kerja, jadikan itu sebagai ibadah….”

“Kerja itu amanah No, dimanapun…..”

“Mungkin buat dia itu jadi tujuan, kalau orang yang menempatkan jabatan itu sebagai tujuan, harusnya sebagai ibadah…..”

“Saya ini termasuk orang yang tereliminasi dengan peraturan kepegawaian yang baru, tapi saya senang walaupun sulit naiknya, paling tidak yang akan maju adalah orang yang mampu….”

“Saya ini termasuk orang yang bandel di Jasindo, dulu saya ditempatkan di Singkawang saya tolak, di Batam juga, bahkan waktu saya ditempatkan di Cirebon saya gak mau, ternyata malah betah disana….”

“Waktu dipindah di CAC saya juga agak berat, tapi harus mau, abis udah 2 kali nolak, masa ke Jakarta nolak juga….”

“Mobil kamu bagus No’…..”

“Saya agak sesak…….”

“Saya gak nafsu makan”

“Kamu bisa nemenin saya ke RS No??

“Kalau saya berangkat udah capek, malah gak bisa kerja, mendingan pagi naik taxi….”

“Ini artinya disetujui…..”

“Saya minta maaf ya No…..”

Pak Harto meninggal hari Sabtu malam 31 Agustus 2004, di rumah sakit Harapan Kita Jakarta.

Selamat Jalan Pak, saya tidak akan pernah melupakan bapak….


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: