Posted by: katakataono | January 5, 2003

penulis sedang mengalami masalah yang besar dengan Ma Bro, yang menurut penulis yah tidak ada yang salah….

ceritanya dimulai dari mana yah??ehm,yah ketika penulis merasa suasana dirumah kurang menyenangkan untuk penulis sendiri, dimana penulis merasa tersisih….ada kalanya penulis merasa, mengganggu percakapan dua orang yang ada dirumah ini, ketika kami duduk bertiga, suasana hening dan diam, namun ketika penulis beranjak dari tempat yang dimaksud, entah kenapa tiba-tiba terdengar percakapan…………intinya itu, sejujurnya, penulis ingin juga dihargai kehadirannya diantara kalian….

malam tahun baru kemarin, setelah membicarakan masalah Ma BRo dengan sahabat terbaiknya, entah kenapa, tiba2 kami masuk dalam percakapan ttg hal itu, yang sebelumnya tidak ingin penulis bicarakan, tiba2 entah kenapa penulis begitu emosional……akhirnya penulis sejujur2nya mengungkapkan apa yang penulis rasakan ttg masalah itu…..maksud penulis akhirnya mengungkapkan pada Ma Bro adalah untuk menyatakan bagaimana perasaan penulis atas masalah itu…

entah kenapa, Ma Bro menangkap percakapan itu sebagai bentuk ketidakpercayaan penulis padanya, padahal itu adalah ungkapan hati penulis, tentang bagaimana kecewanya penulis menghadapi hal itu kepada seorang sahabat terbaik, dengan harapan bisa mendapatkan sebuah jalan keluar dari permasalahan itu……

dan entah kenapa juga, terjadi pembicaraan tentang hubungan antara ortu penulis dengan Ma Bro. Perlu diketahui, penulis pernah kecewa dengan sikap seorang or-tu sahabat penulis, ketika penulis dimintai tolong bepergian kesuatu tempat…..

penulis sangat berharap or-tu penulis tidak berbuat seperti itu….namun apa mau dikata, sebuah kejadian mengecewakan penulis dilakukan oleh or-tu terhadap sahabat saya sendiri…..

ketika itu, sahabat saya sedang menderita penyakit insomnia, sehingga dia terpaksa tidur, baru setelah sholat subuh, dan itu sangat mengganggunya…..dan ALhamdulillah penulis tidak mengalaminya ketika itu…..

PAda saat pagi hari sekitar pukul 8 penulis sudah bangun dan sarapan dibawah, sementara Ma Bro, masih terlelap karena baru bisa tidur setelah subuh….

yang mengecewakan adalah, My Mom membangunkan ma Bro yang baru tidur kira2 2 jam, untuk mengantarkannya ke suatu tempat, padahal, penulis sebagai anaknya dan sebagai orang yang sedang tidak melakukan apa2, ada dibawah. Waktu itu perasaan penulis kecewa sekali, sepertinya My Mom tidak dapat mengerti situasi yang dialami Ma Bro. Dan ini tidak terjadi hanya sekali, namun beberapa kali.

Atas kejadian itu, maka penulis seringkali merasa membebani Ma Bro ketika dia berada dirumah. Yang notabene, saya sebagai anaknya, yang sedang tidak melakukan apa-apa, tidak dibebani dengan hal-hal yang menurut penulis cukup memberatkan. Mengangkat karung beras, mengantarkan ke pasar, keDaan Mogot,dll

Sejak itu penulis sering agak sensitif kalau orang tua penulis meminta tolong kepada Ma Bro yang penulis rasa agak berlebih-lebihan….kalau bisa saya yang melakukan tanpa harus membebani orang lain, kenapa tidak? toh Ma Bro terkadang datang dengan segudang kesibukan, seperti ingin mengerjakan tugas atau mencari bahan misalnya…….

hal ini juga yang disalah artikan oleh Ma Bro (dugaan saya),karena dia merasa terlalu dekat dengan or-tu penulis, padahal itu sama sekali tidak membebani penulis.

sejujurnya,penulis saat ini sedang kehilangan sahabat terbaiknya. Penulis merasa, sang sahabat sedikit menghindar akhir2 ini dari penulis…..semoga saja kesalahan dan kekurangan penulis dimaafkan olehnya…..


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: